Hexdebt Presents: Gemini
watch until
October 6, 2020
|
read in
English
Bahasa Indonesia
|
vist the

In celebration of their new film clip 'Gemini', Hexdebt are proud to present a curated program of film clips, short films and video art by local favourites and friends! Bizarre, entrancing, and eerily familiar - each work captures the absurdity of everyday life.

Merayakan film klip baru mereka 'Gemini', Hexdebt dengan bangga mempersembahkan program yang terdiri dari: film klip, film pendek, dan video seni dari para teman-teman dan seniman local favorit! Eksentrik, memikat, dan sangat familiar - setiap karya menangkap absurditas dari kehidupan kita sehari-hari.

Gemini

2020

Hexdebt / Louis Oliver Roach and Agnes Whalan

Inspired by the visual language of horror films, particularly when that language is applied to our fears in this contemporary world, ‘Gemini’ investigates and interrogates the ‘shadow self’.

Terinspirasi dari lingua visual sinema horor khususnya ketika bahasa visual tersebut diterapkan kepada berbagai ketakutan manusia di tengah dunia kontemporer ini. ‘Gemini’ menyelami dan mengupas tuntas ‘bayangan diri’.

6
mins
Support the Artist

Hurricane

2019

Pillow Pro / Louis Oliver Roach & George Johnson

Pillow Pro digs deep into the unsettling murk of anxiety in ‘Hurricane’. Beyond the building tension, however, they allude to the comforting role friendships have in supporting and empowering those afflicted by mental illness.

Pillow Pro menggali ke jauh ke dalam gelapnya kegelisahan dan histeria di ‘Hurricane’. Melampaui ketegangan yang mendalam, namun mereka menyisipi peran sahabat dalam mendukung dan menguasakan mereka yang terkena penyakit mental.

3
mins
Support the Artist

White Hearts

2019

James Seedy / Louis Oliver Roach & George Johnson

A tale as old as time: charting the journey of a wannabe superstar and their dreams of making it in the competitive world of professional roller skating.

Sebuah kisah klise mengenai perjalanan seorang bintang wannabe dan mimpinya untuk menerobos dunia sepatu roda yang amat kompetitif.

5
mins
Support the Artist

The Answer/Comedown

2020

Soft Approach / Agnes Whalan

‘The Answer/ Comedown’ is a tribute to the median space between child-wonder and matured wisdom. Soft Approach’s tender lessons are woven into two-parts - the erraticism of ‘play’ as an adult, and the blow of nostalgia for a time which has since passed. In a gentle realm of colour and candidness, the clip distills this process of yearning and learning.

“The Answer/Comedown’ merupakan sebuah persembahan kepada ruang median antara keajaiban anak kecil dan kebikjasanaan orang dewasa. Pelajaran yang diberikan Soft Approach ini terjalin antara dua bagian – ketidakaturan dalam ‘bermain’ sebagai orang dewasa, dan terpaan nostalgia akan waktu yang telah lama berlalu. Menyatu dalam warna lembut dan keterusterangan, video klip ini menguak inti proses berharap dan belajar.  

5
mins
Support the Artist

Memories

2019

Real Love / Agnes Whalan

In tune with its namesake, ‘Memories’ visually chronicles the capricious nature of recall. So many details can prevail in our minds, and yet without physical continuity, we are remembering memory into obscurity, we are remembering memory into obscurity, we are remembering memory into obscurity, ‘Here comes that memory - make it go away.’

Beresonansi dengan judulnya, ‘Memories’ mengungkapkan sifat tak terduga dari memori. Banyak sekali detail yang masih bertahan di pikiran kita, namun saja tanpa adanya kontinuitas yang berwujud, ingatan kita menjadi kekeliruan, kita mengingat ingatan sebagai kekeliruan, kita mengingat ingatan sebagai kekeliruan, “Datanglah ingatan itu – bawa ia pergi.

4
mins
Support the Artist

Conservatorium Luminaries

2019

Kathleen Harvey

Sound by Andi O'Connor

Experimental 16mm Film shot on Bolex camera at Garfield Park Conservatory in Chicago, USA. Coloured ink and scratches erode the film celluloid, choreographing the light from within the space that it was captured.


Film 16mm experimental yang direkam dengan kamera Bolex di Garfield Park Conservatory, Chicago, Amerika Serikat. Tinta dan goresan berwarna mengikis seluloid film, menciptakan suatu koreografi cahaya dari dalam ruang yang ditangkapnya.

4
mins
Support the Artist

Look Mum, I Can Cut My Own Hair Now

2020

Francesca Napier

Filmed at her family home during the first wave of COVID-19, Melbourne-based filmmaker Francesca Napier’s 'Look Mum…' is an impromptu documentation of the intimate moments that arose during her stay. Exploring the changing definitions of home and family, this documentary piece embodies the notion of missing home whilst being home.

Direkam dirumahnya sendiri ketika gelombang COVID-19 yang pertama melanda, seorang sineas asal Melbourne, Francesca Napier ‘Look Mum..´ merupakan dokumentasi awang yang terdiri dari momen-momen dekat yang terjadi sepanjang kepulangannya. Mengeksplorasi definisi rumah dan keluarga yang telah bergeser, dokumenter ini mewujudkan gagasan: merindukan rumah walau sedang berada di rumah.

16
mins
Support the Artist

Muse

2019

Carmen-Sibha Keiso

Hexdebt are long time fans of Carmen’s work, with hopes to collaborate with them in the future. We chose ‘Muse’ and ‘5 Ways’ for their subversive wit and relatable sense of bizarre alienation.

Trapped in her own malaise, a depressed girl tries to go for a walk in Brunswick thinking she’s in a French new-wave film. Yet, after a series of unrequited bump-ins, our muse is confronted by a harsh reality that is simply slacker.

Hexdebt adalah penggemar setia karya-karya Carmen-Sibha Keiso, dengan harapan untuk berkolaborasi dengan dia di masa depan. Kami memilih ‘Muse’ dan ‘5 Ways’ karena kejenakaan-nya yang subversif dan rasa keterasingan yang melekat.

Terperangkap di dalam kerisauan, seorang gadis depresif berjalan-jalan di Bruswick dan menganggap dirinya adalah karakter dari film French new-wave. Namun, setelah pertemuan beruntun yang dihadapi, protagonis dihadapkan pada kenyataan pahit.

14
mins
Support the Artist

5 Ways

2019

Carmen-Sibha Keiso

5 Ways uncovers the semantics and processes of a typically stage-set theatre production whilst unveiling the relationships between actor, director, and stage. As if in his own delusion, a busker is immobilised by states of constant performativity and spectatorship, in contrast to the droll attitude of his environment. The use of repetition, drama and narration allows its audience to empathise with the busker’s inherent desperation for enlightenment.

5 ways mengungkap semantik dan proses tipikal pada produksi teater panggung selagi menguak hubungan diantara actor, pengarahnya, dan panggungnya. Seakan melambung jauh dari realitanya, seorang pengamen seakan lumpuh dan dikontrol keadaan performativitas dan audiensnya yang kontras denga napa yang terjadi dan dilakukan oleh sekelilingnya. Penggunaan repetisi, drama dan narasi membawa audiens untuk merasakan empati kepada pengamen dan keputusasaannya akan pencerahan.

19
mins
Support the Artist

We acknowledge the Traditional Custodians of the land on which we work, create and live, and we recognise that Sovereignty has never been ceded. We pay our respects to Elders past, present and emerging. It always was and always will be, Aboriginal land.